Minuman dengan bahan dasar santan sangat cocok dengan berbagai suasana
baik musim hujan maupun saat Ramadan untuk berbuka puasa. Berikut kumpulan minuman dengan santan :
Kolak Pisang kolang kaling dan Labu kuning
Bahan - bahan :
- Pisang Kepok (1 sisir) diptong-potong
- 250 gr gula merah/gula jawa
- Gula pasir secukupnya
- 1 sdt garam
- 4 lembar daun pandan (disimpul)
- 400 gr labu kuning cuci bersih & dipotong=potong
- 200 gr kolang kaling sudah dicuci bersih
- Air Santan secukupnya ( +1000 cc)
- 1/2 sdt vanili bubuk
Cara membuat :
- Rebus santan dengan api sedang tambahkan gula merah, gula pasir, daun pandan dan vanilii
- aduk aduk hingga mendidih
- masukan kolang kaling dan labu kuning hingga 1/2 matang, kemudian
masukan pisang tunggu hingga matang
- jika sudah matang angkat diamkan sejenak
- sajikan (untuk 4 porsi)
Wedang Roti Nangka
Bahan- bahan :
- 10 lembar tawar (bisa menggunakan roti tawar hijau atau putih)
- 150 gr Nangka
- 150 gr daging kelapa muda ( boleh di skip)
Bahan Kuah Santan :
- 1000 ml santan cair
- 10 sdm gula pasir
- 1 sdt garam
- 1 sdt vanila bubuk
- 4 lembar daun pandan
Cara membuat :
- masak santan tambahkan, gula pasir, garam, vanila bubuk dan daun pandan
aduk pelan pelan agar santan tidak pecah, tunggu hingga mendidih
- matikan api, diamkan santan hingga suhu turun.
- masukan roti tawar yang telah dipotong - potong kedalam mangkok,
tambahkan nangka dan kelapa muda, aduk hingga tercampur rata
- sajikan hangat
Es Gempol Pleret asli semarang
Salah satu kuliner tradisional warisan budaya yang sekarang jarang ditemui, minuman ini hampir punah digeser dengan minuman kekinian, mungkin dikarenakan cara pembuatanya yang ribet he he he he😃
berikut bahan bahan yang diperlukan :
Bahan membuat gempol putih :
- 200 gr beras
- 5o ml air biasa
- Garam secukupnya
Bahan Pleret (Pink / Hijau):
- 200 gr tepung beras
- 60 gr tepung tapioka
- 110 ml air
Bahan Kuah Santan :
- 1 lt santan cair
- 4 lbr daun pandan (disimpul)
- 4 sdm gula halus
Cara membuat :
1 Gempol Putih
- Rendam beras semalaman (catatan : jangan hanya beberapa jam saja), karena akan mempengaruhi hasil, setelah direndam semalam, keesokan harinya buang air dan tiriskan
- Setelah ditiriskan, blender beras hingga menjadi tepung halus (jangan diganti dengan tepung beras kemasan hasilnya akan gagal
- kukus beras tepung dialasi daun pisang, kukus selama 20 menit hingga tidak tercium aroma tepung karena jika masih tercium bau tepung artinya adonan belum bisa diproses. tetapi jika sudah tidak beraroma tepung dan teksturnya berubah menjadi butiran (butirannya tidak menggumpal, jika dipegang
seperti ambyar, kemudian kita tuang air dan kepal kepal tepung menjadi bulatan (boleh besar, sedang ataupun kecil, selanjutnya kukus kembali
selama 20 menit.angkat diamkan sejenak agar suhu turun, kita parut bulatan tadi dengan menggunakan parutan keju sehingga menghasilkan
butiran tepung yang lebih kasar.
- bulatkan lagi (kepal hingga menyatu membentuk bulatan kecil (catatan: mengpalnya jangan terlalu kuat), kemudian kukus kembali selama
10 menit, setelah itu angkat dan tiriskan diamkan hingga suhu turun,
masukkan ke dalam wadah kedap udara, simpan ke dalam kulkas, (gempol dapat tahan selama 1 minggu)
2 Pleret (artinya plintir/gulung)
- masukan tepung beras dan tapioka ke dalam air, aduk hingga rata, setelah rata semua nyalakan api kecil, masak dan aduk hingga adonn mengental,
tidak perlu sampai mendidih), kemudian tambahkan pewarna makan ratakan
dengan menggunakan centong, tekan tekan adonan supaya teksturnya tidak menggumpal, aduk hingga rata. jika tektur adonan sudah tidak menggumpal, lentur dan mudah diambil
- siapkan daun pisan sebagai alas, olesi terlebih dahulu daun pisang dan
tangan dengan minyak goreng agar tidak mudah nempel,
- ambil sedikit adonan bulatkan kemudian letakan pada daun pisang
kemudian tekan dengan telapak tangan hingga pipih sampai tipis, selanjutnya guluh adonan secara perlahan, lakukan hal yang sama hingga adonan habis
- kukus semua adonan yang telah digulung selama 5 menit hingga matang, angkat diamkan sampai suhu turun masukan adonan kedalan wadah
kedap udara simpan dalam kulsa, adonan pleret dapat awet hingga 1 minggu
3 Kuah Santan
- Panaskan santan cair masukan 4 daun pandan yang telah disimpul, kemudian aduk aduk agar santan tidak pecah jika sudah matang matikan api diamkan agar dingin
4 Cara penyajian
- masukan kempol dan pleret kedalam mangkok, tuangkan santan tambahkan gula halus 1 sdm dan es batu
- Sajikan
Es Cendol Dawet Nangka
Foto : www.Istockphoto.com
Bahan - bahan
1. Bahan Cendo :
- 80 gr tepung sagu
- 160 gr tepung beras
- 200 ml air daun suji/pandan (bisa diganti pewarna makan hijau/pink secukupnya)
- 1/2 sdt garam
2. Bahan Sirup gula :
- 200 gr gula jawa / gula merah
- 60 gr gula pasir
- 3 lembar daun pandan
- 50 gr buah nangka untuk aroma
3. Bahan kuah santan:
- 300 ml santan cair
- 1/4 sdt garam
- 2 lbr daun pandan
4. Bahan pelengkap
- 100 gr buah nangka yang dipoton dadu
- 50 gr tape singkong (boleh diskip jika tidak ada)
- es batu
Cara membuatnya :
CENDOL
- Masukan tepung sagu, tepung beras, air daun padan yang telah diblender/ daun suji/ pewarna makanan dan garan ke dalam panci masak sambil diaduk aduk agar adonan tidak gosong, setelah adonan mendidih kental dan padat, adonan siap di cetak
- siapkan cetakan cendol letakan diatas wadah yang berisi air dan es batu, tekan adonan pada cetakan sedikit demi
sedikit kedalam wadah yg berisi air dan es batu, lakukan hal yang sama hingga adonan habis, kemudian tiriska dan sisihkan
SIRUP GULA
- Panaskan air masukan gula jawa/merah, gula pasir, daun pandan dan potongan buah nangka agar aroma nangka lebih terasa, aduk-aduk agar tidak gosong , setelah air gula matang dan agak mengental, matikan api,
angkat dan saring air gula kemudian sisihkan
KUAH SANTAN
- Masukan daun pandan , garam tuangkan santan cair kedalam panci , masak sambil diaduk aduk agar santan tidak pecah setelah mendidih, matikan api, angkat , diamkan agar suhu turun
PENYAJIAN
- Siapkan gelas atau mangkok, beri es batu, tuangkan air gula sesuai selera, masukan cendol, tuang santan cair secukupnya tambahkan buah nangka yang telah dipotong - potong dadu, boleh ditambahkan tape singkong jika suka
- Sajikan
Es Cincau Hijau
untuk pembuatan es cincau kuahnya mirip dengan es dawet, boleh diberi tambahan buah nangka boleh diskip sesuai selera
Bahan yang harus disiapkan sebagai berikut
Bahan - cincau
- 50 lembar daun cincau hijau
- 1 liter air matang
Bahan Sirup gula :
- 200 gr gula jawa / gula merah
- 60 gr gula pasir
- 3 lembar daun pandan
- 50 gr buah nangka untuk aroma
Bahan kuah santan:
- 300 ml santan cair
- 1/4 sdt garam
- 2 lbr daun pandan
Cara Membuatnya
CINCAU
- Pilih daun yang tidak terlalu muda juga tidak kuning
- Rendan Cincau selama beberapa saat, cuci bersih dengan air. tempatkan
kedalam wadah
- panaskan air hingga mendidih, tuang ke dalam wadah yang berisi daun
cincau, buang rendaman air panas tadi, kemudian tuang air dingin matang
selanjutnya remas remas daun cincau dengan lembut, jangan terlalu keras
agar tidak berbusa
- jika warna remasan daun cincau sudah hijau pekat dan kental, daun berasa
licin, segera berhenti meresmas, saring hasil remasan kedalam wadah, tutup
wadah tersebut simpan ke dalam kulkas agar cincau dapat awet dan semakin
lama tekstur cincau akan memandat dan tergenang air.
- Cinau hijau siap dipotong - potong dadu besarannya sesuai selera
SIRUP GULA
- Panaskan air masukan gula jawa/merah, gula pasir daun pandan dan potongan buah nangka agar aroma nangka lebih terasa, aduk-aduk agar tidak gosong , setelah air gula matang dan agak mengental, matikan api, angkat dan saring air gula kemudian sisihkan
KUAH SANTAN
- Masukan daun pandan , garam tuangkan santan cair kedalam panci , masak sambil diaduk aduk agar santan tidak pecah setelah mendidih, matikan api, angkat , diamkan agar suhu turun
PENYAJIAN
- Siapkan gelas, beri es batu, tuangkan air gula sesuai selera, masukan cincau yang telah dipotong dadu, tuang santan cair secukupnya tambahkan buah
- Sajikan
Selamat mencoba😊





0 Komentar